OlehYopi Nadia, Guru SDN 106/IX Muaro Sebapo, Muaro Jambi, Jambi -Kenampakan alam adalah segala sesuatu yang ada di atas permukaan bumi, baik di daratan maupun perairan, yang dapat dilihat secara
KLIPINGKERUSAKAN EKOSISTEM. DISUSUN OLEH : 1. M. WIDI S 2. M. RIDWAN 3. M. MUS TAJIB S 4. M. ANAS TAIN 5. M. HERI P 6. M. ILHAM 7. ANISA WIDIA ROSA MI AL-IMAN SOROGENEN 2014 TANAH LONGSOR Sederhananya, bencana alam diartikan sebagai sebuah peristiwa alamiah yang memiliki akibat negatif yang signifikan
Kenampakanalam dibedakan menjadi dua : kenampakan alam daratan. kenampakan alam perairan . Kenampakan alam daratan meliputi: ยท dataran tinggi ; daerah datar yang memiliki ketinggian lebih dari 400 meter di atas permukaan laut. Dan buah-buahan. ยท dataran rendah ; bagian daratan yang datar dengan ketinggian 0 - 200 meter diatas permukaan laut.
Berikutempat bencana alam yang terjadi di awal 2021: 1. Longsor di Sumedang, Jawa Barat. Bencana longsor di Sumedang terjadi pada 9 Januari tepatnya di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung. Longsor terjadi dua kali yakni pada pukul 16.00 WIB dan pukul 19.00 WIB. Dari data sementara terdapat 1.020 orang yang mengungsi akibat bencana tersebut.
Dilansirdari buku Rangkuman Pengetahuan Sosial (2016) karya Rachmat, kenampakan alam Indonesia dibedakan menjadi daratan dan lautan. Berikut contoh kenampakan alam di Indonesia, yaitu: Pegunungan Pegunungan adalah sekumpulan bukit yang membentuk barisan. Deretan pegunungan itu tak hanya gunung yang besar, melainkan gunung kecil serta bukit-bukit.
jbIq60. Oleh Yopi Nadia, Guru SDN 106/IX Muaro Sebapo, Muaro Jambi, Jambi - Kenampakan alam adalah segala sesuatu yang ada di atas permukaan bumi, baik di daratan maupun perairan, yang dapat dilihat secara alamiah. Kenampakan alam bisa terbentuk karena adanya peristiwa-peristiwa yang terjadi di atas permukaan bumi dari waktu ke waktu. Berdasarkan proses terjadinya, kenampakan alam dibedakan menjadi kenampakan alami dan buatan. Kenampakan alam alami adalah bentuk permukaan bumi yang terbentuk akibat aktivitas bumi secara alamiah. Contohnya gunung, pantai, laut, dataran rendah, dataran tinggi, selat, teluk, sungai, danau, dan lain-lain. Sedangkan kenampakan alam buatan merupakan bentuk permukaan bumi yang terbentuk akibat adanya campur tangan aktivitas manusia. Seperti pemukiman, pasar, stasiun, bandar udara, lapangan, dan lain-lain. Baca juga Jenis Kenampakan Alam Wilayah Daratan Beserta Ciri-cirinya Berikut ini adalah macam-macam kenampakan alam yang ada di Indonesia, sebagai berikut Gunung Gunung adalah bagian kerak bumi yang lebih tinggi dari area sekitarnya. Gunung berbeda dari dataran tinggi karena memiliki daerah puncak yang terbatas. Gunung lebih besar dari sebuah bukit, biasanya memiliki ketinggian lebih dari 600 meter di atas permukaan tanah. Terdapat tiga jenis gunung, yaitu gunung api, gunung lipatan, dan gunung nama-nama gunung yang ada di Indonesia Gunung Sinabung m terletak di Sumatera Utara Gunung Merapi m terletak di Sumatera Barat Gunung Kerinci terletak di Jambi Gunung Redoura m terletak di Papua Gunung Palung m terletak di Kalimantan Barat Gunung Gamalama m terletak di Maluku Gunung Rinjani m terletak di Nusa Tenggara Barat Gunung Salak m terletak di Jawa Barat Gunung Merbabu terletak di Jawa Tengah Laut Laut merupakan kumpulan air asin dalam jumlah banyak dan luas yang menggenangi dan membagi daratan atas benua-benua atau pulau-pulau. Air laut terasa asin dikarenakan mengandung garam. Di dalam laut terdapat banyak kehidupan membentuk ekosistem laut, antara lain tumbuhan laut, kerang dan beragam jenis ikan yang dapat diolah menjadi makanan serta obat-obatan. Laut yang sangat luas akan membentuk samudra. Samudra berhubungan langsung dengan kedua kutub bumi. Berikut ini adalah laut-laut yang ada di Indonesia, yaitu Laut Jawa, terletak di antara Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi. Laut Sawu, terletak di antara Pulau Sumba, Pulau Sawu, Pula Rote, Pulau Timor, dan Pulau Flores Laut Maluku, terletak di bagian barat Samudra Pasifik berdekatan dengan Propinsi Maluku Laut Flores terletak di bagian utara Pulau Flores, merupakan batas alami Propinsi Nusa Tenggara Barat dengan Propinsi Sulawesi Selatan Laut Banda, terletak di Kepulauan Maluku, memisahkan Samudra Pasifik dengan pulau-pulau kecil lainnya Laut Arafuru, terletak di ujung tenggara wilayah Indonesia di antara Benua Australia dan Pulau Papua Baca juga Kenampakan Alam di Wilayah Daratan beserta Pemanfaatannya Sungai Sungai adalah aliran air di permukaan yang besar dan berbentuk memanjang yang mengalir secara terus menerus dari hulu menuju hilir. Sungai merupakan tempat mengalirnya air secara gravitasi menuju ke tempat yang lebih rendah. Sungai juga merupakan salah satu wadah tempat berkumpulnya air dari suatu kawasan. Nama-nama sungai yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut Sungai Kapuas terletak di Kalimantan Barat dengan panjang km Sungai Mahakam terletak di Kalimnatan Timur dengan panjang 920 km Sungai Barito terletak di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan dengan panjang 909 km Sungai Batanghari terletak di Jambi dengan panjang 800 km Sungai Musi terletak di Palembang dengan panjang 750 km Sungai Mamberamo terletak di Papua dengan panjang 670 km Sungai Martapura terletak di Kalimantan Selatan dengan panjang 600 km Sungai Bengawan Solo terletak di Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan panjang 548 km Sungai Digul terletak di Papua dengan panjang 525 km Sungai Indragiri terletak di Riau dengan panjang 500 km Baca juga Apa Pengaruh Kenampakan Alam dengan Mata Pencaharian Penduduk Sekitar? Danau Danau yaitu cekungan besar di permukaan bumi yang digenangi oleh air bisa tawar maupun asin yang seluruh cekungan tersebut dikelilingi oleh daratan. Danau rata-rata memiliki kedalaman yang dangkal dan airnya berasal dari berbagai macam sumber seperti mata air, air tanah, air sungai, dan air hujan. Danau-danau yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut Danau Toba di Sumatera Utara Danau Singkarak dan Danau Maninjau di Sumatera Barat Danau Kelimutu di Nusa Tenggara Timur Danau Sentani di Kota Jayapura Danau Matano di Sulawesi Selatan Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Kliping Bencana Alam โ Sebelumnya saya telah membahas contoh kliping dan pengertiannya. Jika kamu belum membacanya, silahkan menuju link tersebut untuk mengetahui apa itu kliping. Negara Indonesia merupakan negara kepulauan yang dikelilingi laut dan gunung. Berbeda dengan negara-negara lain, pulau-pulau di Indonesia dipisahkan oleh bentangan laut dan samudra yang luas. Oleh sebab itu, Indonesia menjadi negeri yang rawan terjadinya bencana alam. Dalam beberapa tahun terakhir, media-media televisi dan koran memberitakan kejadian-kejadian bencana alam di berbagai daerah. Bencana tersebut antara lain, gunung meletus, kebakaran hutan, banjir, tsunami dan lain-lain. Bencana alam yang terjadi di Indonesia tidak boleh kita lupakan begitu saja, untuk itu kali ini admin akan mengembalikan memori kita tentang kejadian bencana alam terbesar yang pernah terjadi di Indonesia dalam bentuk kliping bencana alam. 1. Kliping Bencana Alam Tsunami Ende Tsunami yang terjadi di Pulau Flores Nusa Tenggara Timur NTT ini berlangsung pada tanggal 12 Desember 1992. Sekitar 25 tahun lalu, tsnumai ini menerjang pulau Flores yang diawali dengan gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,8 SR. Gempa ini berpusat di Lepas pantai Utara bagian Timur Pulau Flores. Saking hebatnya gempa tersebut, masyarakat Bali juga ikut merasakan guncangannya. Padahal jaraknya hampir 700 km ke arah Barat. Setelah gempa, barulah tsunami menerjang dan menghempaskan pulau Flores. Diketahui bahwa pusat gempa terjadi pada kedalaman 35 km Barat Laut Maumere, sebuah kota terbesar di Pulau Flores. Gempa tidak hanya terjadi sekali, setelah gempa pertama terjadi, beberapa menit kemudian muncul gempa-gempa susulan. Setidaknya tercatat lebih dari 900 kali gempa susulan yang terpantau selama 6 hari yaitu tanggal 30 Desember โ 5 Januari 1992. Akibat dari gempa dan tsunami tersebut, kawasan pantai Barat Tanjung Batumerak mengalami pergeseran hingga 1,1 m subsidence di sisi timur dan di desa Kolisia bergeser hingga 1,6 m. Selain dampak geografis, gempa dan tsunami tersbut juga berdampak pada populasi manusia, di mana sekitar 2000 orang meninggal. Dan telah merusak lebih dari 18000 rumah. 2. Kliping Bencana Alam Gunung Kelud Bencana alam Gunung Kelud terjadi pada tahun 1919. Tepatnya pada tanggal 19 Mei 1919 di Jawa Timur. Gunung Kelud merupakan gunung aktif di Jawa Timur dengan tinggi mencapai 1,731 m 5,679. Sesaat sebelum bencana datang, gunung Kelud menyemburkan hujan abu ke arah Timur. Akibatnya, daerah-daerah di Indonesia diselimuti debu tebal. Letusan Gunung Kelud menyisakan pilu yang mendalam. Setidaknya jiwa meninggal. Selain itu kerusakan yang ditimbulkan akibat letusan ini cukup parah. 3. Kliping Bencana Alam Gempa Sumatera Barat Masih ingatkah kalian dengan bencana ini? DI Provinsi Sumatera Barat, pada tangga 30 September 2009 pukul terjadi gempa hebat berkekuatan 7,6 SR. Tim mencatat gempa berpusat di daerah Pantai Sumatera 50 km Barat Laut Padang. Korban tewas akibat gempa ini mencapai jiwa, di mana korban berasal dari 4 kabupaten di Sumatera Barat. Selain korban jiwa, ada lebih dari 1200 orang mengalami luka ringan dan berat. Tempat tinggal dan fasilitas umum juga mengalami kerusakan yang sangat parah. Ada sekitar rumah rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan. 4. Kliping Bencana Gempa Bumi Tektonik di Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta juga tidak luput dari amukan alam. Pada tanggal 27 Mei 2006 kota Yogyakarta diguncang gempa berkekuatan 5,9 SR. Pusat gempa yang berada di 25 km Selatan-Barat Daya Yogyakarta ini telah merusak berbagai rumah dan fasilitas umum. Gempa ini terjadi lima menit sebelum jam 6 pagi. Masyarakat yang panik keluar berhamburan menuju gunung dan luar kota. Gempa ini menelan korban sebanyak dimana korban paling banyak dari daerah Bantul. Sedangkan korban luka-luka mencapai jiwa data dari Media Center, 7 Juni 2006. 5. Kliping Bencana Letusan dan Tsunami Gunung Krakatau Ini mungkin bencana alam terdahsyat yang pernah terjadi di Indonesia. Para ahli mengatakan bahwa letusan gunung Krakatau setara dengan x lipat dari bom atom Nagasaki dan Hiroshima. Padahal kita tahu betapa dahsyatnya bom tersebut, baik saat terjadi letusan maupun setelah letusan. Letusan Gunung Krakatau terjadi pada tanggal 26 Agustus 1883. Banyak kabar yang mengatakan bahwa suara letusannya mencapai Australia bahkan Afrika yang jaraknya km. Letusan ini juga diikuti dengan bencana tsunami setinggi 40 m menerjang Hawaii. Sebanyak 195 desa di sepanjang Merak sampai Karawang hancur diterjang tsunami tersebut. Jumlah korban jiwa juga sangat mencengangkan, sebanyak jiwa tewas akibat benacana tersebut. 6. Kliping Bencana Alam Gunung Tambora Ilustrasi Pada bulan April 1815, Gunung Tambora menunjukan keperkasaannya. Indikasi letusan sebenarnya sudah terlihat pada tahun 1812, yang mana aktivitas gunung tersebut menjadi lebih aktif. Letusan Gunung Tambora masuk kedalam tujuh VEI Volcanic Explosivity Index atau Indeks Letusan Gunung Internasional. Menurut data dari VEI, semburan tefrit yang dihasilkan letusan gunung Tambora sebesar x 10ยนยน meter kubik. Saat itu, semburan Gunung Tambora mengakibatkan iklim global berubah dalam waktu yang cukup lama. Tepatnya tanggal 15 Juli 1815, aktivitas Gunung Tambora baru berhenti. Letusan ini juga diikuti tsunami dari berbagai pantai di Nusa Tenggara Barat NTB. Puncaknya pada tangga 10 April 1815 tsunami terjadi dengan ketinggian 4 meter. Abu vulkanik pada saat itu mencapi tinggi 43 km. Abu vulkanik tersebut melayang dan menyebar ke penjuru dunia akibat dari lemahnya daya tarik gravitasi. Debu-debu ini mengendap di lapisan troposper selama beberapa tahun kemudian turun bersamaan dengan hujan dan kembali ke bumi. Korban jiwa akibat dari letusan juga sangat banyak, yaitu mencapai jiwa! Jadi bisa dibayangkan betapa dahsyatnya bencana alam tersebut. 7. Kliping Bencana Alam Tsunami Aceh Yang paling baru dari bencana alam terdahsyat adalah gempa bumi dan tsunami Aceh. Di penghujung tahun tepatnya tanggal 26 Desember 2004, Aceh diguncang gempa yang kemudian disusul gelombang tsunami. Tinggi gelombang mencapai 35 meter karena besarnya gempa yang terjadi yakni mencapai 8,5 SR. Gempa ini berpusat di Samudra India 2,9 LU dan 95,5 BT pada kedalaman 20 km. Gelombang tsunami menyapu di berbagai negara seperti Indonesia yang meliputi Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, Sri Lanka, India, Bangladesh, Malaysia, Maladewa dan Thailand. Data mencatat bahwa korban jiwa mencapai orang dan korban luka mencapai orang. Korban terbanyak berasal dari Provinsi Aceh dan Sumatera Utara . **** Demikianlah contoh kliping bencana alam, semoga bisa bermanfaat****
kliping kenampakan alam di indonesia